Dasar Pemrograman Algoritma

Kali ini kita akan membahas Dasar Pemrograman, dalam memahami Dasar Pemrograman kita akan mengenal istilah-istilah seperti apa itu algoritma, bagaimana bahasa pemrogramannya, variabel, operator, software (perangkat lunak), serta contoh pemrogramannya. Sekarang kita masuk ke materi mengenai pengenalan mengenai apa itu algoritma. Tentunya kalian tidak tahukan?

  • Pengenalan Algoritma

Algoritma adalah urutan langkah yang logis dan terstruktur untuk memecahkan suatu permasalahan.  Urutan langkah-langkah pada algoritma haruslah berupa urutan yang pasti, tidak ambigu, dan memiliki 1 output atau lebih. Dalam membuat algoritma ada 2 hal yang perlu diperhatikan, yang pertama adalah konsep pemikiran. Tentunya pemikiran antara satu orang dengan orang lainnya tidak sama. Yang kedua, yaitu tulisan. Tulisan dapat berupa tabel, gambar, dan kalimat. Komputer merupakan pelaksana algoritma, karena dengan algoritmalah komputer mampu menyelesaikan kumpulan- kumpulan instruksi. Tidak hanya komputer sebagai pelaksananya, melainkan juga manusia juga berkomunikasi dengan komputer dengan cara memberikan instruksi-instruksi yang biasa disebut dengan program.

  • Bahasa Pemrograman

Pengertian C++

C++ adalah bahasa pemrograman komputer C++ dikembangkan di Bell Labs (Bjarne Stroustrup) pada awal tahun 1970-an. Bahasa itu diturunkan dari bahasa sebelumnya, yaitu BCL, Pada awalnya, bahasa tersebut dirancang sebagai bahasa pemrograman yang dijalankan pada sistem Unix. Pada perkembangannya, versi ANSI (American National Standart Institute) Bahasa pemrograman C menjadi versi dominan. Meskipun versi tersebut sekarang jarang dipakai dalam pengembangan sistem dan jaringan maupun untuk sistem embedded, Bjarne Stroustrup pada Bell labs pertama kali mengembangkan C++ pada awal 1980-an. Untuk mendukung fitur-fitur pada C++, dibangun efisiensi dan sistem support untuk pemrograman tingkat rendah (low level coding). Pada C++ ditambahkan konsep-konsep baru, seperti class dengan sifat-sifatnya seperti inheritance dan overloading. Salah satu perbedaan yang paling mendasar dengan bahasa C adalah dukungan terhadap konsep pemrograman berorientasi objek (Object Oriented Programming).

Perbedaan Antara Bahasa pemrograman C dan C++ meskipun bahasa-bahasa tersebut menggunakan sintaks yang sama, tetapi mereka memiliki perbedaan. C merupakan bahasa pemrograman prosedural, dimana penyelesaian suatu masalah dilakukan dengan membagi-bagi masalah tersebut kedalam sub-submasalah yang lebih kecil. Selain itu, C++ merupakan bahasa pemrograman yang memiliki sifat Pemrograman berorientasi objek. Untuk menyelesaikan masalah, C++ melakukan langkah pertama dengan menjelaskan class-class yang merupakan anak class yang dibuat sebelumnya sebagai abstraksi dari object-object fisik, Class tersebut berisi keadaan object, anggota-anggotanya dan kemampuan dari objectnya. Setelah beberapa Class dibuat kemudian masalah dipecahkan dengan Class.

Contoh Program C++
Contoh program sederhana C++ untuk hello world dengan menggunakan Pustaka Dasar C++ dapat dilihat di bawah ini:

# include
void main()
{
Cout << “hello world\n”;
}


Pengertian Pascal

Pascal adalah bahasa tingkat tinggi (High Level Languange), yaitu bahasa pemrograman yang mudah dipahami oleh bahasa manusia. Pascal merupakan bahasa yang terstruktur, tersusun atas sejumlah blok. Blok-blok yang kecil selanjutnya dapat dipakai untuk membuat blok yang lebih besar. Blok ini lebih dikenal dengan sebutan subprogram, yang dibedakan atas prosedur dan fungsi.

Contoh program Hello World menggunakan bahasa pascal adalah sebagai berikut:

Program HelloWorld;

begin

writeln(‘Hello world’);

end.

  • Variabel

apa itu variabel??? mari simak sedikit penjelasan berikut ini.


Secara umum dalam bahasa pemrograman variabel memiliki makna suatu pengenal di dalam program yang mempresentasikan nilai atau data tertentu yang mana nilai itu bisa saja berubah selama proses eksekusi program.
Biasanya untuk menuliskan variabel pada sebuah program, setiap program memiliki cara penulisan masing-masing.
Namun, secara umum ketentuan dalam pemberian variabel pada program bisa kita lihat seperti berikut:

—Nama variabel bersifat case sensitive. Maksudnya, kesalahan mengetik huruf besar/huruf kecil dalam memanggil variabel akan membuat si variabel ini tidak terpanggil.
—Pemberian nama variabel harus unik, tidak boleh sama dengan kata kunci bawaan C++ maupun fungsi.
—Sebuah variabel tidak boleh mengandung spasi.
—Hanya boleh diawali dengan huruf dan underscore, tidak boleh diawali angka atau karakter/simbol khusus.
—Jika nama sebuah variabel lebih dari 32 karakter, maka yang akan terbaca komputer hanya 32 karakter pertama saja, selebihnya tidak akan dianggap, tetapi masih dapat dieksekusi.

Berikut ini adalah contoh penulisan sebuah variabel pada c++ :

int a;                    Penulisan di samping juga bisa ditulis seperti int a,b,c;
int b;
int c;

//Artinya kita akan memasukkan sebuah variabel a,b, dan c pada program yang masing-masing memiliki nilai tertentu.

  • Operator

Dalam kehidupan sehari-hari kita tidak hanya menemui  operator pada suatu perusahaan atau tempat-tempat wisata saja. Dalam dasar Pemrograman kita juga menjumpai istilah operator. Apa itu operator? Operator merupakan simbol yang memberikan instruksi kepada komputer untuk melakukan sebuah operasi pada variabel yang telah ditentukan.

Operator dikategorikan menjadi 4 macam, yaitu :

  1. Operator assignment (pengisian), yaitu operator yang berguna untuk menginput nilai ke dalam suatu variabel.  Operator pengisian pada pemrograman biasanya menggunakan simbol ‘=’.
  2. Operator aritmetika, yaitu operator perhitungan standar seperti penjumlahan, pengurangan, pembagian, perkalian, dan lain-lain. Operator aritmetika dapat berupa ‘+’,’-‘,’*’,’/’,’%’,’++’, atau ‘–‘. Perlu kita ingat bahwa simbol ‘++’ berguna untuk menaikkan nilai variabel sebesar 1. Sedangkan, simbol ‘–‘ berguna untuk menurunkan variabel sebesar 1.
  3. Operator relasional, yaitu operator yang berguna dalam membandingkan nilai yang satu dengan nilai lainnya. Contohnya $a == $b, yaitu memeriksa apakah $a=$b.
  4. Operator logika, yaitu mengoperasikan dua buah operator dengan tipe boolean seperti, AND(&&), OR (||), dan NOT (!).
  • Software

Software yang bisa kita pakai sebenarnya sangat banyak. Namun, di bawah ini terdapat beberapa contoh softwarea yang bisa kita pakai

1. Gedit

Gedit sama halnya seperti Notepad yang ada di Microsoft Windows. Gedit bersifat open-source dan tentunya ada di linux.

gedit-django-scheme

2. Kita bisa memakai Borland C++. Software ini banyak dipakai oleh para pengembang. Borland juga bisa dijalankan di linux ataupun windows. Di bawah ini merupakan contoh software Borland C++

borland

  • Contoh Pemrograman

Di bawah ini ada beberapa contoh program, bahasa pemrograman yang dipakai pada program ini adalah c++.

1. Menghitung akar

#include <cstdlib>
#include <iostream>
#include <math.h>

using namespace std;

int main(int argc, char *argv[])
{
int a,b,c;
long disk;
float x1,x2;

cout<<”koefesien pangkat 2 : “;cin>>a;
cout<<”koefesien pangkat 1 : “;cin>>b;
cout<<”koefesien pangkat 0 : “;cin>>c;

if(a==0){
cout<<”bukan persamaan kuadrat”<<endl;
cout<<”harga akar = “<<-c/b;}
else{
disk=b*b-4*a*c;
if (disk>0){
x1=-b+sqrt(disk)/(2*a);
x1=-b-sqrt(disk)/(2*a);
cout<<”diskriminan = “<<disk<<endl;
cout<<”x1 = “<<x1<<endl;
cout<<”x2 = “<<x2<<endl;}
else if(disk==0){
x1=-b/(2*a);
x2=x1;
cout<<”diskriminan = 0″<<endl;
cout<<”x1 = “<<x1<<endl;
cout<<”x2 = “<<x2<<endl;}
else
cout<<”Akar imajiner”<<endl;
}
cout<<endl;

system(“PAUSE”);
return EXIT_SUCCESS;
}

2.  Menghitung Faktorial

#include <cstdlib>
#include <iostream>
using namespace std;
int main(int argc, char *argv[])
{
long a,b,m;
cout<<”masukkan nilai factorial:”;
cin>>a;
b=1;
for(m=1;m<=a;m++)
b=b*m;
cout<<”Hasil faktorial dari”<<a<<” adalah”<<b;
system(“PAUSE”);
return EXIT_SUCCESS;
}

Resensi Novel Layar Terkembang

 

I.Identitas Buku

Judul              : Layar Terkembang
Pengarang      : Sutan Takdir Alisjahbana (STA)
Penerbit         : Balai Pustaka
Tahun Terbit : 2000 (PS: Pertamakali terbit pada tahun 1936)
Tebal              : 166 halaman

 

II. Sinopsis

Layar Terkembang

Novel Layar Terkembang karya Sutan Takdir Alisjahbana adalah novel roman lama yang menjadi saksi sejarah dan perkembangan Bahasa Indonesia, sekaligus jejak pemikiran modern Indonesia.

Novel ini mengisahkan perjuangan wanita Indonesia dalam mencapai cita-citanya. Roman ini termasuk novel modern disaat sebagian besar masyarakat Indonesia masih dalam pemikiran lama (1936). Novel ini banyak memperkenalkan masalah wanita Indonesia dengan benturan-benturan budaya baru, menuju pemikiran modern. Hak-hak wanita, yang banyak disusung oleh budaya modern dengan kesadaran gender, banyak diungkapkan dalam novel ini dan menjadi sisi perjuangannya seperti berwawasan luas dan mandiri. Didalamnya juga banyak memperkenalkan masalah-masalah baru tentang benturan kebudayaan antara barat dan timur serta masalah agama.

Deskripsi berikut, setidaknya dapat menggambarkan suasana dalam Novel Layar Terkembang karya Sutan Takdir Alisjahbana.

Kisah bermulai dari sosok kakak beradik yang berpengarai berbeda, Tuti dan Maria. Tuti seorang kakak yang selalu serius dan aktif dalam berbagai kegiatan wanita. Ia bahkan aktif dalam memberikan orasi-orasi tentang persamaan hak kaum wanita. Pada saat itu, semangat kaum wanita sedang bergelora sehingga mereka mulai menuntut persamaan dengan kaum pria. Sedangkan Maria adalah adik yang lincah dan periang sehingga semua orang yang berada di dekatnya pasti akan menyenangi kehadirannya. Di tengah-tengah dua dara jelita ini, muncullah Yusuf, seorang mahasiswa kedokteran, yang pada masa itu lebih dikenal dengan sebutan Sekolah Tabib Tinggi. Sejak pertemuannya yang pertama di gedung akuarium Pasar Ikan, antara Maria dan Yusuf timbul kontak batin sehingga mereka menjadi sepasang kekasih.

Sementara itu, Tuti yang melihat hubungan cinta kasih adiknya sebenarnya berkeinginan pula untuk memiliki seorang kekasih. Apalagi setelah ia menerima surat cinta dari Supomo, seorang pemuda terpelajar yang baik hati dan berbudi luhur.. Namun, karena pemuda itu bukanlah idamannya, ia menolak cintanya. Sejak itu hari-harinya semakin disibukkan dengan kegiatan organisasi dan melakukan kegemarannya membaca buku sehingga ia sedikit melupakan angan-angannya tentang seorang kekasih.

Setelah melalui tahap-tahap perkenalan, pertemuan dengan keluarga, dan kunjungan oleh Yusuf, diadakanlah ikatan pertunangan antara Maria dan Yusuf. Tetapi sayang, ketika menjelang hari pernikahan, Maria jatuh sakit. Penyakitnya parah, malaria dan TBC, sehingga harus dirawat di Sanatorium Pacet. Tidak lama kemudian, Maria menghembuskan nafasnya yang terakhir. Sebelum ajal datang, Maria berpesan agar Tuti, kakaknya bersedia menerima Yusuf. Tuti tidak menolak dan dimulailah pertunangan antara Tuti dan Yusuf. Akhirnya tak lama kemudian keduanya menikah dan hidup selamanya.

Secara keseluruhan isi cerita ini sangatlah bagus. Alur yang ditulis sudah runtut dimulai dari pengenalan, klimaks, antiklimaks, hingga penyelesaian yang sangat dramatis. Novel ini bisa membawa para pembaca seolah-olah menjadi audiens dalam sebuah drama percintaan yang mengharukan. Kisah ini mengingatkan kita bahwa setiap insan pasti akan mempunyai pasangan hidup jika Sang Penguasa telah menakdirkannya yang mana ia akan menjadi pendamping hidup kita dikala kita suka maupun duka.

Sayangnya novel yang pertama kalinya terbit di tahun 1936 ini sepertinya kurang diminati para remaja. Padahal temanya pun tak jauh dari realita kehidupan kita. Tatanan bahasa yang dipakai adalah Melayu sehingga kurang bisa dipahami para pembaca. Tatanan kalimatnya tidak efektif sehingga muncul berbagai kalimat ambigu yang menimbulkan missunderstanding pembacanya. Pemakaian bahasa yang tidak komunikatif dalam dialog antar tokoh, kurang menggugah para pembaca untuk melanjutkan ceritanya hingga akhir.Novel ini sangat dramatis, sehingga bila kita membacanya kita akan terbawa suasana karena ceritanya yang sungguh membuat hati kita merasa haru. Selain itu, novel ini juga layak untuk dibaca, terutama untuk para remaja. Karena dari kisah cinta pada novel ini dapat kita jadikan pelajaran. Bahwa segala sesuatu yang kita inginkan akan kita dapatkan tepat pada waktunya. Kemudian, apapun yang kita miliki juga tidak selamanya akan kita miliki. Kelak semua yang kita miliki akan hilang. Sehingga kita harus mampu rela mengorbankan suatu hal untuk orang lain yang lebih menginginkan apa yang kita miliki.

Apakah pantas Bahasa Indonesia disebut sebagai Bahasa Ilmu Pengetahuan?

Bahasa Indonesia adalah bahasa yang masih hidup dan berkembang dengan menghasilkan kata-kata yang baru, baik melalui penciptaan maupun penyerapan dari bahasa daerah dan bahasa asing. Bahasa Indonesia merupakan bahasa serapan karena berasal dari negara-negara asing. Oleh karena itu, Bahasa Indonesia disebut sebagai bahasa ilmu pengetahuan karena telah mendapat pengakuan dari negara-negara di dunia. Hal ini dibuktikan dengan adanya jurusan Bahasa Indonesia di universitas-universitas di luar negeri. Selain itu, Bahasa Indonesia memiliki aturan yang tegas dan dipakai oleh seluruh rakyat Indonesia.

Adapun fungsi Bahasa Indonesia sebagai ilmu pengetahuan, yaitu sebagai lambang kebanggaan nasional, lambang identitas nasional, alat pemersatu berbagai masyarakat yang berbeda-beda latar belakang sosial budaya dan bahasanya, dan alat penghubung antarbudaya antardaerah. Sebagai lambang kebanggaan Nasional bahasa Indonesia memancarkan nilai- nilai sosial budaya luhur bangsa Indonesia. Sebagai lambang identitas nasional, Bahasa Indonesia merupakan lambang bangsa Indonesia yang menggambarkan jati diri Indonesia. Alat pemersatu berbagai masyarakat yang berbeda-beda latar belakang sosial budaya dan bahasanya, yaitu memungkinkan masyarakat Indonesia yang beragam latar belakang sosial budaya dan berbeda-beda bahasanya dapat menyatu dan bersatu dalam kebangsaan, cita-cita, dan rasa nasib yang sama. Alat penghubung antarbudaya antardaerah dimana manfaat Bahasa Indonesia dapat dirasakan dalam kehidupan sehari-hari.

Pentingnya Bahasa Indonesia sebagai ilmu pengetahuan memiliki dampak positif dan negatif. Dampak positif dari adanya Bahasa Indonesia sebagai ilmu pengetahuan, yaitu sebagai bahasa media massa untuk menunjang perkembangan teknologi. Misalnya, adanya bahasa dapat memudahkan kita menyampaikan maksud dan tujuan kita atau ide-ide yang kita miliki kepada orang lain. Dampak negatif dari adanya Bahasa Indonesia sebagai ilmu pengetahuan, yaitu Dampak negatif dari adanya Bahasa Indonesia sebagai ilmu pengetahuan, yaitu timbulnya beberapa kesulitan bagi masyarakat Indonesia untuk menggunakan Bahasa Indonesia yang baik dan benar. Adanya Bahasa Indonesia juga menyebabkan pro dan kontra atas apa pentingnya bahasa tersebut dijadikan ilmu pengetahuan. Sedangkan, banyak orang berpikir mempelajari bahasa itu tidak ada gunanya. Padahal dengan adanya bahasa kita dapat memahami struktur bahasa secara jelas. Selain itu, bahasa berguna dalam kehidupan sehari-hari.

Bahasa Indonesia merupakan bahasa yang pantas sebagai ilmu pengetahuan. Karena hampir seluruh dunia mengakui Bahasa Indonesia. Termasuk di Vietnam pada tahun 2007, mengakui bahwa Bahasa Indonesia adalah bahasa kedua di negaranya. Bahasa Indonesia berasal dari serapan bahasa asing. Terbukti bahwa Bahasa Indonesia masuk dalam sepuluh besar bahasa yang paling banyak digunakan di dunia, sekitar 259 juta orang memakai Bahasa Indonesia. Selain itu, dari Fungsi Bahasa Indonesia juga sangat berguna dalam kehidupan sehari-hari, baik itu di sekolah maupun perguruan tinggi.

Perkembangan Teknologi Setelah Adanya Budaya Modern

Seperti yang kita ketahui, sebelum adanya budaya modern yang masuk ke Indonesia, kehidupan masyarakat kita dikenal dengan kehidupan yang berbudaya. Dulunya teknologi yang digunakan berupa teknologi sederhana. Sekarang sejak adanya arus globalisasi teknologi yang sederhana berubah menjadi teknologi canggih. Akibatnya, teknologi saat ini merupakan teknologi modern. Banyak anak muda yang menganggap teknologi tradisional kuno, dan lebih memilih berpaling dengan teknologi modern.

Gambar

Gambar

Lihat saja, adanya teknologi baru ini membuat anak muda menjadi terlena dan melupakan budaya tradisional itu sendiri. Sehingga dapat kita lihat dalam kehidupan sehari-hari kepatuhan terhadap orangtua semakin berkurang karena seorang anak sibuk bermain handphone ketika orangtua berbicara. Selain itu, kebanyakan dari para remaja banyak yang tidak sadar diri terhadap dampak negatif teknologi canggih, misalnya saja pemakaian internet yang sembarangan mengakibatkan perilaku tidak baik. Seperti menonton sesuatu yang tidak baik untuk ditonton. Selain itu, teknologi canggih ini juga membuat kita seakan lupa diri saat menggunakannnya. Ketika sibuk dengan blacberry messenger kita jadi lupa akan waktu sholat.

Atas apa yang terjadi siapa yang mesti disalahkan? Budaya modern dengan teknologi canggihkah? Atau para remaja dan masyarakat Indonesia?

Fenomena Supermoon

Bulan.

Ya sesuatu yang bercahaya yang ada jauh di atas langit sana.

Fenomena bulan yang seringkali disebut dengan Supermoon ini muncul pada tahun 2013 ini, tepatnya pada 23 Juni 2013.

Gambar

Fenomena bulan ini di ambil dari Gedung A FKIP UNS, fenomena bulan ini terlihat lebih kecil daripada fenomena bulan tahun kemarin. Tahun ini bulan lebih condong mendekat ke arah matahari, sedangkan tahun lalu bulan lebih condong ke arah planet sehingga tampak lebih besar. Pada Minggu jarak bulan dan bumi hanya sekitar 221,824 mil atau 356.991 kilometer saja. Namun, apabila dibandingkan dengan tahun lalu, jarak bulan ini sedikit lebih jauh. Di tahun 2012 lalu, jarak bulan dengan bumi hanya sekitar 221.802 mil atau sekitar 356.955 kilometer.

Fenomena bulan yang terlihat lebih kecil ini dipercaya akan menjadi fenomena terhebat sepanjang sejarah dengan ukuran bulan yang akan terlihat nanti.

Kehidupan Baru

Kehidupan baru terasa benar-benar hidup setelah masa perkuliahan ada🙂.

Dulunya aku hanya seseorang yang biasa, biasa dengan kegiatan sehari-hari yang sama, belajar, belajar, belajar, dan les.
 Sedikitpun tidak pernah tertarik dengan dunia sosialisasi seperti organisasi.

Mungkin aneh tapi aku benar-benar tidak suka berada di depan orang-orang dan menunjukkan sesuatu yang baik dariku. Aku lebih suka diam, tetapi pada akhirnya orang lain tahu aku memiliki sesuatu yang luar biasa dalam diam ku.

Semenjak masa perkuliahan aku benar-benar tidak ikut organisasi, karena aku tidak suka, bukan karena tidak mampu. Yang ku ikuti hanyalah Unit Kegiatan mahasiswa, ikut kegiatan UKM robotik dan bahasa perancis, ternyata kegiatan itu malah vakum.

Setelah vakum cukup lama, aku mulai memiliki keinginan untuk berubah dengan pola hidup yang berbeda, ikut audisi voice, dan ikut latihan menari. Semata-mata karena aku menyukai seni. Pernah gagal di masa lampau karena tidak lulus seleksi voice, aku tidak juga rapuh, dan pada akhirnya mulai ku awali lagi dengan semangat baru. Sekarang semua begitu berubah, aku bukanlah orang yang pasif seperti teman-teman lain pikirkan. Aku hanya vakum sejenak, walau tidak berorganisasi tapi aku bisa membuktikan aku bisa ampil di muka umum dengan cara dan hobiku sendiri. Inilah kehidupan baruku.

TRY BE THE BEST.

Tidak perlu memperlihatkan keterampilan depan umum, biarlah orang mengetahuinya dengan membuka mata mereka🙂

Terserah untuk siapapun yang menganggap aku remeh karena tidak mengikuti organisasi🙂

Karena aku menjalani hidupku sendiri, dan aku yang merasakan kebahagiaanku kelak🙂